Katanya Pendidikan Gratis,
Katanya Sekolah Gratis,
Katanya Program Wajib Belajar 9 Tahun
Kok……masih banyak generasi bangsa
yang berkeliaran di jalan saat waktu sekolah?
Parahnya anak-anak negeri ini dominan yang menjadi pengemis
Kok… masih banyak bibit-bibit bangsa yang putus sekolah?
Katanya faktor ekonomi, tidak ada uang untuk membiayai sekolah,
Nah pendidikan gratis ataupun pendidikan murah
yang dijanjikan oleh bangsawan Negara
Kemana?
Seolah hanya yang kaya yang layak sekolah,
meskipun menggadaikan emas, mobil, sawah, kebun, rumah,
atau bahkan sampai meminjam uang di bank atau tetangga.
jadi si miskin mau pinjam kemana?
Mau mengadu nasib kemana jika tidak berpendidikan?
Apakah mereka tidak layak mengenakan toga?
Hanya orang berpendidikan, sarjana, dan punya ijasah
yang layak memperoleh pekerjaan, itupun jika beruntung.
Jadi mereka mau dapat sesuap nasi dari mana?
Lagi-lagi mereka yang tidak mempunyai skill dan pendidikan,
Akan tetap terkurung dalam sangkar kemiskinan.
Mereka adalah bibit-bibit pengangguran
yang mengisi absen kemiskinan bangsa di negeri ini.
Siklus hidup yang tidak akan pernah terputus
Miskin yah….miskin saja
Menyogohkan janji dan iming-iming yang gratis itu sudah cukup
Untuk membangkitkan semangat kalian sejenak,
untuk generasi miskin INDONESIA.
Sebetulnya bangsa ini tidak butuh iming-iming pendidikan gratis itu,
Hanya saja generasi ini butuh pendidikan yang bijaksana, rasional dan berkarakter.
follw balik nh..
BalasHapus